NAMA :
Anipatulloh
NIM :
SIA201003
MATKUL :
Arsitektur dan Organisasi Komputer (UAS_4 Teori)
1.
Siklus
proses eksekusi program
Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices,
pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage), apabila berbentuk
instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila
berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima
pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari
Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat
memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter.
Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung
di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar
instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU
akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang
ditetapkan. Hasilnya ditampung di Akumulator. Apabila hasil pengolahan telah
selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk
ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah
selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage
untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil
pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.
2.
Ada
beberapa perbedaan keunggulan dari arsitektur processor RISC dan CISC,
diantaranya:
> Daya yang dibutuhkan RISC membutuhkan sedikit
daya dibandingkan dengan CISC.
> Kecepatan komputasi CISC jauh lebih unggul,
kemudian dengan metode pengalamatan RISC lebih unggul dalam kecepatan dengan
menggunakan pengalamatan secara langsung.
> Harga CISC puluhan kali lipat dari RISC karena
kompleksotas dari CISC.
> Keduanya mengemisikan panas hanya saja
pada CISC dibutuhkan sistem pendinginan.
> Untuk interrupt pada RISC lebih mudah
diterapkan dan lebih cepat.
> Keuntungan dari CISC pada sistem
operasi yang lebih mudah pengimplementasiannya dibandingkan dengan RISC.
> Kelebihan CISC terdapat dalam
pengimplementasian menggunakan software dimana akan lebih memudahkan
programmer, dimana untuk RISC software yang dibuat akan jauh lebih kompleks
dikarenakan instruksinya yang sedikit
> Kelebihan dari RISC yaitu kesederhanaan dari
instruksinya. Dengan jumlah instruksi yang lebih sedikit maka jumlah transistor
yang dibutuhkan semakin sedikit yang tentu saja berujung pada murahnya sistem
ini dibandingkan dengan seterunya. Selain itu dengan lebih sedikitnya instruksi
hanya pada instruksi yang sering digunakan saja maka waktu komputasi komputer
akan semakin sedikit.
> Kelebihan utama dari RISC adalah
fasilitas prefatch dan
pipe line,
untuk CISC sendiri eksekusi dilakukan secara sekuensial.
3. Sebuah
prosesor yang dilengkapi teknologi hyper-threading oleh software Operating
system dianggap terdiri dari 2 prosesor (2 ‘logical’ processor). Dengan demikian operating
system dapat bekerja secara simultan di kedua prosesor (‘logical’ prosesor)
tersebut. Hal ini mengakibatkan prosesor dapat memproses beberapa pekerjaan
atau tugas sekaligus, sehingga pemrosesan berjalan lebih cepat dan memperpendek
waktu kerja. Dengan adanya teknologi Hyper-threading ini memungkinkan sebuah
prosesor bekerja seperti ‘dual prosesor’, atau prosesor tunggal dibaca
seolah-olah menjadi ganda. Hal ini terjadi karena teknologi ini bekerja dengan
cara menggandakan (menduplikasi) bagian tertentu dari prosesor (menyimpan
catatan arsitektur prosesor).
4.
Master/Slave
Processing merupakan metode penjadwalan asymmetric
multiprocessing atau biasa disebut penjadwalan master/slave. Dimana pada metode
ini hanya satu processor yaitu processor master yang menangani semua keputusan
penjadwalan pemrosesan dan aktivitas sistem lainnya dan prosesor lainnya (processor
slave) hanya mengeksekusi proses.
Symetrical Multiprocessing merupakan
sistem multiprocessor dengan masing-masing processor bekerja
secara-sendiri-sendiri (tidak saling bergantung). Pada sistem ini, memungkinkan
beberapa processor bisa menangani atau menjalankan suatu proses yang berlainan,
misalkan satu processor sedang mengolah lembar kerja dan processor lainnya melakukan
proses grafis.
5.
Beberapa cara
meningkatkan kinerja komputer secara umum;
ü Non-aktifkan start up program yang tidak
dipakai
ü Non-aktifkan service yang tidak perlukan
ü Perbesar kapasitas virtual memory
ü Jangan menggunakan tampilan visual yang berlebih
ü Hindarkan hard disk terlalu penuh data atau program
ü Dan lain-lain.



Monday, March 19, 2012
@^!v
Posted in: 
0 comments:
Post a Comment