TULISLAH APA YANG ANDA LAKUKAN DAN LAKUKANLAH APA YANG ANDA TULIS MAKA ANDA AKAN BELAJAR DARI SEBUAH PENGALAMAN
Showing posts with label Assembler. Show all posts
Showing posts with label Assembler. Show all posts

Friday, November 18, 2011

Jawaban Ujian Akhir Semester III (Praktek)


Jawaban Ujian Akhir Semester (Praktek) Mata Kuliah : Pemrograman Bahasa Rakitan Nama : Anipatulloh NIM : SIA201003 Flowchart
Coding dari flowchart diatas
Hasil coding diatas

Thursday, November 17, 2011

Jawaban Ujian Akhir Semester III (Teori)



Jawaban Ujian Akhir Semester (Teori)
Mata Kuliah               : Pemrograman Bahasa Rakitan
Nama                        : Anipatulloh
NIM                           : SIA201003

1.      >> no. interupt adalah nomor yang berbentuk hexa yang disimpan dalam bentuk array yang masing-masing terdiri dari 4 byte (2 byte offset dan 2 byte segment). Array ini disebut dengan vektor interupsi.
>> no. service merupakan bagian-bagian dari interupt yang mempunyai tugas masing-masing.
2.      No. service yang digunakan untuk menerima input karakter dari keyboard:
a.      No. service 01h
Untuk menerima karakter dari standard input disertai dengan mencetak karakter yang diinputkan (with echo).
b.      No. Service 07h
Membaca karakter input standar secara terarah tanpa mencetak karakter yang diinputkan (no echo).
c.      No. service 08h
Mempunyai fungsi sama seperti no. service 07h, hanya pada no. service 08h membaca karakter input standar saja.
d.      No. service 0Ah
Membaca karakter input dan disimpan sementara (buffer) sebelum perintah dieksekusi, kemudian akan hilang setelah perintah dieksekusi.


3.      Contoh menampilkan karakter input dengan nomor service 07h




4.      Skema virus

Dari skema virus diatas menjelaskan bahwa virus menguasai keseluruhan sistem, karena virus sudah aktif ketika loading sistem operasi sehingga anti virus tidak bisa mendeteksi keberadaan virus tersebut. Virus tersebut bisa mencari data atau file yang sesuai database virus tersebut dan kemudian menggandakan file tersebut.
5.    Virus yang dbuat dengan bahasa assembly akan lebih berakibat fatal pada sistem bahkan bisa menyebabkan kerusakan hardware,jika dibandingkan dengan virus yang dibuat dengan bahasa tingkat tinggi. Karena bahasa assembly sangat dekat dengan bahasa mesin, maka virus yang dibuat dengan bahasa assembly bisa aktif ketika sistem melakukan booting, sehingga saat sistem operasi loading virus ini bisa mengendalikan sistem yang akhirnya virus ini bisa memanipulasi sistem tersebut.

Friday, October 14, 2011

Jawaban UTS Bahasa Rakitan (Praktek)



Jawaban UTS (Praktek)
Mata Kulah           : Pemrograman Bahasa Rakitan
Nama                     : Anipatulloh
NIM                      : SIA201003

1.      Menampilkan karakter huruf M-A dengan foreground merah dan background hitam
.model small

.code

org 100h

mulai:
        mov ah,09h
        mov bl,00000100b
        mov cx,13
lagi:
    int 10h
    inc bl

    mov ah,02h
    mov dl,'M'
    mov cx,13
ulang:
           
           inc bl
           int 21h
         dec dl
           loop ulang
        
           int 20h
end mulai

2.      menampilkan kalimat,jika menemukan huruf tertentu maka pencetakan selesai
.model small
.code
org 100h
mulai :
            jmp ulang
            vkal db 'ANIPATULLOH$'
ulang :
            mov dl, vkal[bx]
            mov ah, 02h
            int 21h
            inc bx
            mov ax, bx
            cmp ax,4
            je exit
            jmp ulang
 exit :
 int 20h
end mulai


Jawaban UTS Bahasa Raktan (Teori)


Jawaban UTS (Teori)
Mata Kulah           : Pemrograman Bahasa Rakitan
Nama                     : Anipatulloh
NIM                      : SIA201003

1.      Tahapan mendevelop software menggunakan bahasa assembly
a.       Membuat coding
         Yaitu membuat sebuah coding program pada text editor seperti notepad. Setelah selesai membuat coding, simpan file tersebut dengan ekstensi .asm
Contoh:
.mode small
.code
Org 100h

Mulai
b.      Compiling
         Yaitu proses menerjemahkan rangkaian perintah kedalam bahasa mesin. Dalam proses compiling dan proses berikutnya digunakan command prompt. Pada program TASM, file ekstensi .asm setelah di compile akan berbentuk file objek (obj). Caranya compile-nya dengan memanggil file ekstensi .asm pada command prompt kemudian tekan tomol enter.
Contoh:
C:\tasm lat.asm (tekan enter)
c.       Link
         Yaitu proses membuat file hasil compile ekstensi .asm menjadi file berekstensi .exe atau .com yang nantinya akan menjadi file yang bisa berdiri sendiri (aplikasi). Caranya dengan memanggil nama file ekstensi .obj tersebut dilanjutkan dengan menekan enter.
Contoh:
C:\tlink/t lat.obj  (tekan enter)
d.      Run
Yaitu proses mengeksekusi atau menjalan file yang sudah jadi (aplikasi). Caranya tinggal memanggil nama file yang sudah berekstensi .exe kemudan tekan enter.
Contoh:
C:\lat.exe (tekan enter)
2.      Linking menggunakan parameter /t atau tanpa parameter /t pada file .obj tidak berpengaruh pada hasil akhir sebuah coding, hanya saja akan muncul warning message: “No stack” (tidak ada tumpukan data). Parameter  tersebut digunakan untuk menampilkan pesan jika berhasil meng-assembly coding.

3.      Contoh program assembly dengan perulangan
      .model small
      .code
      org 100h
      mulai:
            mov ah,02h
            mov dl,65
            mov cx,13
      ulang:
            int 21h
            inc dl
            inc dl
      loop ulang
            int 20h
      end mulai

4.      Output dari program

.model small
.code
org 100h
mulai:
                              mov ah,02h
                              mov dl,'B'
                              mov cx,8
                        lagi:
                              int 21h
                              inc al (diganti dl)
                              inc cx (diganti dl)
                        loop lagi
                        int 20h
end mulai
     
      Output program diatas adalah “BDFHJLNP

Sunday, August 14, 2011

Menampilkan Abjad Yang Berurutan Ganjil Dengan Turbo Assembler


Untuk langkah-langkah membuat file extensi .ASM sama dengan postingan sebelumnya.
Coding…

Keterangan:
>> ”mov”

Perintah mov digunakan untuk mengisi, memindahkan, memperbaharui isi suatu register, variabel ataupun suatu lokasi memori.

>> ”ah” Merupakan register yang bersifat umum

>> 02h

Adalah nomor service DOS yang berfungsi untuk mencetak/ menampilkan karakter.

>> ”dl” Register yang bersifat umum

>> “65” Kode ASCI untuk karakter huruf “A”

>> ”cx”

Adalah register yang bersifat umum yang digunakan utuk menyimpan data aritmatic atau angka.

>> “13” Jumlah karakter yang akan diproses oleh processor.

>> “Ulang” Variabel untuk proses perulangan perintah.

>> ”int”

Perintah Int (Interrupt) mempunyai cara kerja memanggil sub perintah sudah tersedia pada memori komputer.

>> ”int 21h”

Int 21h merupakan salah satu dari DOS Interrupt.

>>”inc dl”

“inc dl”


Menambah satu digit dari register “dl” (65..66..67 dst…)

Dalam assembler perintah “inc” hanya bernilai satu, jadi untuk menambahkan satu digit berikutnya kita harus menuliskan perintah “inc” lagi.

>> ”loop” Perintah untuk perulangan

>> ”int 20h”

Nomor interrupt yang digunakan untuk menghentikan program.
Screenshot hasil coding diatas

Friday, August 12, 2011

Membuat File Extensi .COM dengan Assembler


Untuk membuat file tersebut kita membutuhkan program compiler.
sekarang saya menggunakan program ASM sebagai compilernya. Yang belum ada silakan ambil di sini.

Contoh coding untuk menampilkan karakter....

Berikutlangkah-langkahnya:

1. Membuat coding menggunakan notepad. Ex:
.model small
.code
org 100h
mulai:
mov ah,02h
mov dl,65
int 21h

mov ah,02h
mov dl,78
int 21h

mov ah,02h
mov dl,73
int 21h

mov ah,02h
mov dl,80
int 21h

mov ah,02h
mov dl,65
int 21h

mov ah,02h
mov dl,84
int 21h

mov ah,02h
mov dl,85
int 21h

mov ah,02h
mov dl,76
int 21h

mov ah,02h
mov dl,76
int 21h


mov ah,02h
mov dl,79
int 21h

mov ah,02h
mov dl,72
int 21h

int 20h
end mulai

Untuk mempermudah simpanlah file tersebut pada folder program ASM nya dengan extensi .ASM, misal: Test.ASM

2. Buka command prompt dan masuk ke direktori program ASM

3. Panggil file Test.ASM yang sudah dibuat sebelumnya
Maka pada direktori program ASM akan terdapat file Test.OBJ
4. Me-link-kan file Test.OBJ dan akan menghasilkan file extensi .COM
5. Jalankan file yang sudah ber-extensi .COM hasil dari langkah no.4
Dari coding di atas menampilkan susunan karakter "ANIPATULLOH"


Untuk Perintah-perintah dasar assembler silakan ambil di sini

Thank's to aqwam.staff.jak-stik.ac.id

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Themes | Free Song Lyrics, Cara Instal Theme Blog