TULISLAH APA YANG ANDA LAKUKAN DAN LAKUKANLAH APA YANG ANDA TULIS MAKA ANDA AKAN BELAJAR DARI SEBUAH PENGALAMAN

Sunday, August 12, 2012

Ujian Praktek Jarkom (Blueprint Jaringan Sekolah)


Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer, software dan perangkat jaringan yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
 Dalam mengikuti perkembangan teknologi saat ini banyak bidang yang membutuhkan jaringan komputer. Jaringan komputer memberikan kemudahan antar pengguna komputer, dengan adanya jaringan komputer transformasi data antar komputer dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Oleh karena itu efektifitas dan efisiensi bisa dicapai yang akhirnya produktifitas lebih tinggi.
 Teknologi komputer sudah merambah ke berbagai bidang termasuk pendidikan. Sebagian sekolah memiliki komputer untuk mempercepat proses kerja administrasi dan akademik. Bahkan sudah ada yang memanfaatkan tekonologi komputer untuk mendukung proses pembelajaran. Komputer dijadikan media untuk menyampaikan konsep keilmuan menjadi lebih menarik dan mudah diterima oleh murid. Tidak hanya itu saja, saat ini sudah banyak sekolah yang memiliki jaringan komputer yang mengintegrasikan jaringan lokal ke jaringan intranet dan internet. Bahkan sampai teknologi telepon selular difungsikan untuk proses pembelajaran dan layanan sekolah kepada orang tua dan masyarakat di luar sekolah. Hal ini menjadi alasan utama dilakukan penelitian  untuk  melakukan Perancangan  Blueprint  Infrastruktur  Jaringan  Wireless dengan 6 Acess Point”.
Mengingat perlunya penyampaian pendidikan berbasis komputer, jaringan komputer pada sekolah sangat membantu proses belajar mengajar. Selain itu juga memudahkan siswa dan guru untuk mengakses informasi via internet.
Untuk membangun jaringan komputer di sekolah beberapa hal yang harus diperhatikan adalah:
  • Kebutuhan sekolah, merupakan pertimbangan pertama yang bisa dijadikan patokan pengembangan jaringan komputer. Sejauh mana kebutuhan sekolah perlu diadakannya jaringan komputer sehingga nantinya bisa digunakan semaksimal mungkin.
  • Anggaran biaya, merupakan pertimbangan kedua yang mendukung terciptanya sebuah jaringan komputer di sekolah. Kebutuhan jaringan komputer yang komplek dan luas tentunya memerlukan biaya yang besar. Sebaiknya pembangunan jaringan komputer dilakukan sedikit demi sedikit agar tidak terjadi pemborosan biaya.
  •  Model jaringan, adalah tahap perencanaan pengembangan jaringan komputer di sekolah. Model jaringan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah membuat sistem jaringan bisa digunakan lebih efektif. 
  • Komponen jaringan, adalah tahap implementasi jaringan komputer. Pemilihan komponen jaringan harus disesuaikan dengan kondisi sekolah yang meliputi bentuk bangunan, tata letak bagunan/ruang, jarak antar bangunan, dan kemudahan pengembangan pada masa berikutnya.
                                              Denah lokasi sekolah

Dari denah diatas dengan luas kurang lebih 300.000 M2 membutuhkan piranti dan desain  yang cukup untuk mengcover seluruh area.
1. Analisa Kebutuhan
    Antena dan Radio Access Point dalam satu paket. Bekerja pada frekwensi 5.8Ghz. Antena Solid  Dish dengan gain 25dBi. Diperkuat dengan radio AP 5.8Ghz 200mW. Sangat cocok untuk koneksi Point to Point jarak jauh.
Tool lainnya yang dibutuhkan antara lain kabel UTP, konektor RJ-45, tang Crimping dan LAN tester.

2. Desain dan Langkah Kerja
  • Survei lokasi geografis sekolah
  • Memposisikan penempatan access point pada titik-titik yang telah ditentukan
Keterangan :
            AP1 : Ruang Loby
            AP2 : Lab
            AP3 : Ruang Guru
            AP4 : Ruang Bebas
            AP5 : Gedung berlantai
            AP6 : Ruang Seni
 
Dari luas area  panjang ±1Km dan lebar ±300 M, dengan menggunakan IP sekelas  untuk mengcover frekuensi wifinya ke seluruh area sesuai denah di atas.
Kita gunakan Acces Point di ruang server lantai 2 menggunakan Acces Point Out Door jenis Ubiquiti NanoBridge-M5 200mW + Solid Antenna 25dBi yang mampu menjangkau  4-7 km  sedangkan di daerah belakang sekolah menggunakan Acces Point yg sama degan Mode Repeater  diletakan saling membelakangi 120 derajat jika 3 buah repeater di gabungkan  maka akan membentuk sudut 360 derajat  sehingga  semua area dapat tercover signal wifi dan untuk menjangakau di wilayah sekolah cukup menggunakan dua buah acces point in door mode repeater  menggunakan jenis Seri TL-WA5110G alat ini mampu menjangkau kurang lebih 50 km. Untuk mengatasi jika ada gangguan  cara penyetingannya semua repeater di arahkan ke acces point di ruangan server dengan meng Attack Mac Addres tentunya dengan menggunakan IP sekelas dengan membedakan HOST ID dari setiap acces point.
  • Pengalamatan IP address dan subnetting
AP1  Acces point utama dengan posisi Acces Point di luar dengan antena sektoral 120 derajat
                          IP Address                = 192.168.0.1
                          Subnet mask             = 255.255.255.0
         AP2  dengan mode repeater, posisi Acces Point di luar dengan antena sektoral 360 derajat
                          IP Address                = 192.168.0.2
                          Subnet mask             = 255.255.255.0
AP3  dengan mode repeater, posisi Acces Point di luar dengan antena sektoral 360 derajat
                          IP Address                = 192.168.0.3
                          Subnet mask             = 255.255.255.0
AP4  dengan mode repeatr, eposisi Acces Point di luar dengan antena sektoral 360 derajat
IP Address                  = 192.168.0.
Subnet mask               = 255.255.255.0
AP5  dengan mode repeater posisi Acces Point di luar dengan antena sektoral 180 derajat
                        IP Address                  = 192.168.0.5
                        Subnet mask               = 255.255.255.0
AP6  dengan mode repeater posisi Acces Point di luar dengan antena sektoral 360 derajat
                        IP Address                  = 192.168.0.6
                        Subnet mask               = 255.255.255.0 
  • Pengujian dan pengetesan koneksi untuk memastikan semua access point bekerja dengan maksimal.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Themes | Free Song Lyrics, Cara Instal Theme Blog