TULISLAH APA YANG ANDA LAKUKAN DAN LAKUKANLAH APA YANG ANDA TULIS MAKA ANDA AKAN BELAJAR DARI SEBUAH PENGALAMAN

Friday, February 3, 2012

Mid Semester IV (Teori)


Jawaban Ujian MID Semester IV (Teori)

Nama               : Anipatulloh
NIM                : SIA201003
Mata Kuliah    : Arsitektur dan Organisasi Komputer

1.      Bios memiliki fungsi utama untuk memberi informasi visual pada saat komputer dinyalakan, memberi akses ke keyboard dan juga memberi akses komunikasi secara  low-level diantara komponen hardware, seperti untuk meload sistem operasi dari storage ke RAM. BIOS dapat disebut sebagai miniatur dan suatu sistem operasi  yang dikhususkan untuk komunikasi low-level pada hardware. Setelah analisa hardware selesai dan tidak ada kerusakan maka proses akan diserahkan kepada OS.

 North Bridge
 Chip North Bridge disebut juga MCH (Memory Controller Hub) terhubung langsung kepada CPU dan memiliki fungsi:
 • Memory controller (*)
 • AGP bus controller (jika tersedia)
 • PCI Express x16 controller (jika tersedia)
 • Interface untuk transfer data dengan south bridge
 Beberapa chip north bridge juga mengontrol jalur PCI Express x1. Pada chipset PCI Express lainnya maka tugas South Bridge yang mengendalikan jalur PCI Express  x1. Pada bahasan ini kita akan asumsikan bahwa south bridge adalah komponen yang bertanggung jawab untuk mengontrol jalur PCI Express, namun perlu diingat  bahwa hal ini dapat memiliki banyak variasi tergantung pada model chipset.
 South Bridge
 Chip south bridge juga disebut ICH (I/O Controller Hub) terhubung dengan north bridge dan bertugas untuk mengontrol peralatan I/O dan peralatan on-board,  seperti:
 • Port drive hard disk (Port ATA Parallel dan Serial)
 • Port USB
 • Audio on-board (*)
 • LAN on-board (**)
 • PCI bus
 • Jalur PCI Express (jika tersedia)
 • Real Time Clock (RTC)
 • Memory CMOS
 • Peralatan legacy seperti interrupt controller dan DMA controller.
 South bridge juga dihubungkan dengan dua chip lainnya yang tersedia pada motherboard: chip ROM yang lebih dikenal dengan BIOS, dan chip Super I/O, yang  bertugas mengontrol peralatan legacy seperti port serial, port parallel dan drive floppy disk. I/O techniques yang lebih efisien adalah DMA (Direct Memory Access) karena Pada programed I/O dan interrupt driven I/O CPU melakukan intruksi langsung untuk mengirimkan perintah ke peripheral, tetapi pada DMA, CPU hanya memerintahkan DMA apa yang harus dilakukan ( read / write ), alamat peripheral, tempat data dalam memori, dan jumlah data yang akan ditransfer. Stelah itu, CPU melanjutkan pekerjaan / prosesnya yang lain.
DMA melaksanakan apa yang diperintahkan oleh CPU tadi, jika semua tugas telah selesai, maka DMA mengirimkan interrupt kepada CPU, pada saat itu CPu akan merespon interrupt yang diterimanya.
2.      Pengertian dari karakteristik memory:
Ø      Access time >> waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi baca/tulis.
Ø      Cycle time >> total waktu yang dibutuhkan oleh sebuah memory untuk kembali pada kondisi ready (siap diakses) setelah mendapatkan dan mengeksekusi instruksi akses sebelumnya.
Ø      Transfer rate >> Transfer rate merupakan kapasitas data yang dapat dikirimkan sebuah RAM ke processor dalam satuan Megabytes/secon (MB/s).
3.      Setiap alat pemroses (CPU) melakukan eksekusi suatu perintah, CPU harus membaca instruksi tersebut dari memory utama (RAM). Agar intruksi dapat dilakukan secara cepat maka harus diusahakan instruksi tersedia di memory pada hirarki berkecepatan akses lebih tinggi. Kecepatan eksekusi ini akan meningkatkan kinerja system. Untuk membuat kinerja CPU lebih efisien maka terdapat konsep memory dua level sebelum CPU mengakses memory utama (RAM), yaitu ditampung terlebih dahulu di memory pada hirarki yang lebih tinggi yaitu register yang terdapat dalam processor/CPU dan Chace yang berada diantara register CPU dan memory utama (RAM), yang berfungsi agar CPU tidak langsung mengacu pada memory utama agar kinerja dapat ditingkatkan.
4.      Ketika kita membutuhkan memory ideal yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu aplikasi akan tetapi memory yang ada tidak mencukupinya, maka solusinya kita bisa mengalokasikan sebagian share memory untuk grafik (apabila graphic card on-board) untuk kebutuhan menjalankan aplikasi yang kekurangan alokasi memory.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Themes | Free Song Lyrics, Cara Instal Theme Blog